Harga Terjangkau, KPR Mudah! Gajah Mada Residence Dukung Program 3 Juta Rumah di Prabumulih

  • Bagikan
Listen to this article

PRABUMULIH, LEMBAYUNGNEWS – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperluas kepemilikan hunian yang layak, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menetapkan program pembangunan dan renovasi 3 juta rumah sebagai salah satu agenda prioritas nasional.

Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Dukungan terhadap program strategis tersebut terus mengalir dari berbagai pihak. Di Prabumulih, komitmen nyata ditunjukkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bersama sektor swasta, salah satunya PT Prabu Sakti Mandraguna selaku pengembang Perumahan Gajah Mada Residence.

Gajah Mada Residence memberi kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian nyaman dan terjangkau.
Gajah Mada Residence memberi kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian nyaman dan terjangkau.

Hingga saat ini, Perumahan Gajah Mada Residence telah merealisasikan pembangunan sekitar 700 unit rumah di wilayah Prabumulih.

Direktur PT Prabu Sakti Mandraguna, Juni Andrika Chardah atau yang akrab disapa Andry, menegaskan pihaknya mendukung penuh program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

Menurut Andry, program tersebut sangat dinantikan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang membutuhkan hunian layak dengan harga terjangkau. Oleh sebab itu, sebagai pengembang perumahan, pihaknya siap terlibat aktif melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah serta lembaga perbankan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, PT Prabu Sakti Mandraguna telah menyiapkan lahan seluas 11 hektare yang berlokasi di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur. Di atas lahan tersebut, ditargetkan pembangunan hingga 700 unit rumah.

Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap IV, dengan penyediaan 70 unit rumah subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Seluruh unit rumah subsidi tersebut dibangun sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Untuk tahap IV ini kami menyiapkan 70 unit rumah subsidi. Harga tetap mengacu pada ketentuan pemerintah, yakni sebesar Rp166 juta per unit,” ujar Andry.

Selain menawarkan harga terjangkau, pihak pengembang juga memberikan kemudahan pembiayaan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Masyarakat dapat memilih tenor cicilan mulai dari 5 tahun, 10 tahun, hingga 15 tahun, sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Pemerintah Kota Prabumulih. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Prabumulih, M Radius SE AK, menyatakan bahwa Pemkot Prabumulih sangat mendukung program pembangunan 3 juta rumah.

Ia menegaskan, pemerintah daerah siap memberikan kemudahan, khususnya dalam proses perizinan pembangunan perumahan, selama tetap mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Prabumulih akan mempermudah perizinan pembangunan perumahan bagi pengembang yang berkomitmen mendukung program nasional ini,” jelas Radius.

Selain itu, Pemkot Prabumulih juga berencana mengusulkan pembangunan rumah komunitas kepada kementerian terkait sebagai upaya memperluas akses hunian layak bagi masyarakat, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah.

Dengan terjalinnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengembang perumahan, diharapkan program pembangunan 3 juta rumah dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Prabumulih.

No votes yet.
Please wait...
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *