Mediasi Kekeluargaan RS AR Bunda Prabumulih dan Keluarga Pasien Berakhir Damai

  • Bagikan
Listen to this article

PRABUMULIH, LEMBAYUNGNEWS — Proses mediasi antara Manajemen RS AR Bunda Prabumulih dan Ibu Sumarni, orang tua pasien bayi Almeera, yang digelar pada Kamis, 18 Desember 2025, telah selesai dan berakhir dengan kesepakatan damai.

Mediasi tersebut berlangsung dengan pendampingan keluarga serta berjalan secara kondusif, terbuka, dan penuh tanggung jawab dari kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit dan keluarga pasien saling menyampaikan penjelasan serta harapan masing-masing secara terbuka.

Melalui komunikasi yang baik, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan tidak melanjutkannya ke jalur hukum maupun langkah lain yang berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Kesepakatan damai ini menjadi wujud komitmen bersama untuk saling menghargai, menjaga hubungan baik, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Baik pihak keluarga maupun Manajemen RS AR Bunda Prabumulih menilai bahwa penyelesaian secara kekeluargaan merupakan langkah terbaik, tidak hanya bagi pihak yang terlibat, tetapi juga demi kenyamanan pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.

Ke depan, kedua belah pihak sepakat untuk menatap masa depan dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung. Manajemen RS AR Bunda Prabumulih juga menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan pelayanan, khususnya dalam aspek edukasi kepada pasien serta peningkatan komunikasi yang lebih efektif.

Sebagai bagian dari kesepakatan damai tersebut, Manajemen RS AR Bunda Prabumulih menyampaikan bahwa Ibu Sumarni kini dianggap sebagai bagian dari keluarga besar RS AR Bunda Prabumulih.

Rumah sakit menerima Ibu Sumarni dengan semangat kekeluargaan, saling menghormati, dan penuh empati.
Dengan tercapainya kesepakatan ini, Manajemen RS AR Bunda Prabumulih berharap seluruh pihak dapat terus menjaga suasana yang kondusif, berkomunikasi secara bijak, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang positif demi kepentingan bersama dan peningkatan pelayanan kesehatan ke depan. (Ril)

 

Editor: Rasman Ifhandi

No votes yet.
Please wait...
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *