PRABUMULIH, Lembayungnews. – Sebuah video yang menampilkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial dan menjadi perbincangan warganet. Dalam video yang diposting oleh seorang netizen tersebut, terlihat salah satu menu berupa buah salak yang diduga sudah berulat.
Video itu memperlihatkan paket makanan yang disebut sebagai menu MBG yang diterima siswa di sekolah. Saat kamera menyorot buah salak yang menjadi bagian dari menu, tampak kondisi buah yang diduga tidak layak konsumsi karena terdapat ulat di dalamnya.
Pada kolom komentar video tersebut, salah satu akun menyebutkan bahwa menu MBG itu diperoleh dari siswa SD Negeri 56 Prabumulih, Selasa 10/3/2026.
Salah satu akun bernama xxxx Tania menuliskan bahwa menu tersebut diduga berasal dari SD 56.
Komentar tersebut kemudian dibalas oleh pemilik unggahan, xxxKartina, yang membenarkan hal tersebut namun tetap mengajak untuk bersyukur.
Berdasarkan hasil penelusuran, SD Negeri 56 Prabumulih diketahui beralamat di kawasan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.
Selain akun di atas ada lagi netizen atas nama xxsafar berkomentar, “SMA 7, Sama menunya” yang berarti menu makanan untuk anak yang diduga dari SD 56 Gunung Ibul itu sama dengan menu makanan anak SMAN 7 yang berada di Jalan Lingkar Timur Muara Dua Prabumulih Timur.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi pelajar melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi di sekolah.
Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan serta konsentrasi belajar siswa.
Namun, beredarnya video tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warganet mempertanyakan kualitas makanan yang disajikan kepada siswa dan berharap adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap penyediaan menu dalam program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai kebenaran video yang beredar tersebut.
Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah serta pihak penyelenggara program MBG untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut. (Raif)
Editor: Rasman Ifhandi







