Insiden Beruntun Picu Kepanikan Warga, Kerugian Puluhan Juta dan Dugaan Korsleting Listrik Diselidiki Polisi
PRABUMULIH, Lembayungnews – Dua peristiwa kebakaran terjadi dalam satu malam di Kota Prabumulih, Minggu (5/4/2026), yang sempat mengundang kepanikan warga di dua lokasi berbeda.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di ruang guru SMP Muhammadiyah yang berada di Jalan Surip, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara. Api dengan cepat membesar dan melalap bagian depan ruangan hingga merambat ke dalam bangunan.
Saksi mata, Ujang Kemis (53), menyebutkan bahwa saat ia tiba di lokasi, kobaran api sudah cukup besar. Warga sempat kesulitan melakukan pemadaman karena pintu pagar sekolah dalam kondisi terkunci.
“Karena situasi makin darurat, warga terpaksa membuka paksa pagar untuk bisa masuk dan memadamkan api,” ujarnya.
Dengan peralatan seadanya, warga akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 22.30 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada ruang guru.
Bagian depan bangunan hangus, jendela pecah, plafon rusak, serta sejumlah perangkat elektronik ikut terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
Petugas BPBD Kota Prabumulih yang tiba di lokasi langsung melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Sementara itu, aparat kepolisian memasang garis polisi dan mendata keterangan para saksi.
Tim dari Polres Prabumulih bersama Satreskrim dan INAFIS turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
Kebakaran di Kawasan Makam Puyang Gunung Ibul
Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di kawasan makam keramat Puyang Ratu Pase, yang berada di Jalan Kramat Puyang, Kelurahan Gunung Ibul Induk, wilayah hukum Prabumulih Timur, sekitar pukul 19.00 WIB.
Bangunan makam semi permanen berukuran sekitar 5 x 8 meter tersebut diketahui terbakar setelah warga menerima informasi melalui grup komunikasi RT/RW. Api terlihat dari arah kompleks Islamic Center dan langsung mengundang perhatian warga sekitar.
Ketua RW 02, Effendi (56), bersama saksi lainnya Marsali (54), segera menuju lokasi setelah mendapatkan informasi tersebut untuk memastikan kejadian.
Makam keramat yang kerap dijadikan tempat berziarah itu mengalami kerusakan akibat kebakaran, meski belum diketahui secara pasti penyebabnya.
Kapolsek Prabumulih Barat menegaskan bahwa dua kejadian kebakaran dalam satu malam ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, dan penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari kedua insiden tersebut. (Raif)
Editor: Rasman Ifhandi






