Satu Desa, Satu Hafiz Qur’an, Program Unggulan Aji Pamungkas untuk Generasi Qur’ani Rejang Lebong

  • Bagikan
Listen to this article

REJANG LEBONG, LEMBAYUNGNEWS. – Pendidikan keagamaan menjadi salah satu perhatian Aji Pamungkas dalam rencana programnya apabila terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.

Salah satu program yang disiapkan adalah “Satu Desa, Satu Hafiz Qur’an”, berupa beasiswa tahfiz Al-Qur’an bagi putra-putri terbaik di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Program tersebut dirancang untuk mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kecintaan serta kemampuan dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.

Aji Pamungkas mengatakan, untuk menjalankan program tersebut, pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp 900 juta yang diperuntukkan bagi 44 hafiz dan hafizah asal Rejang Lebong.

“Program ini menyiapkan anggaran sebesar Rp 900 juta dan diperuntukkan bagi 44 orang hafiz dan hafizah. Kami berkeinginan mencetak generasi Qurani di Rejang Lebong,” ujar Aji.

Menurutnya, para penerima beasiswa nantinya akan menjalani pembinaan hafalan Al-Qur’an di sejumlah pondok pesantren. Pembinaan tidak hanya dilakukan di Rejang Lebong, tetapi juga dapat mencakup pesantren yang berada di wilayah Provinsi Bengkulu.

Program tersebut, kata Aji, diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki fondasi keagamaan yang kuat.

Ia menegaskan, “Satu Desa, Satu Hafiz Qur’an” bukan sekadar program pemberian beasiswa, melainkan bagian dari upaya melahirkan kader dan generasi Qur’ani yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.

“Harapannya, program ini dapat terus berkelanjutan, khususnya bagi para santri yang memiliki kompetensi dan kemauan kuat untuk menghafal Al-Qur’an,” katanya.

Aji menilai keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembinaan para santri. Karena itu, sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, anak-anak yang memiliki potensi dan keinginan menghafal Al-Qur’an perlu mendapatkan dukungan serta kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuannya.

“Program tahfiz Al-Qur’an merupakan program yang baik karena memberikan kesempatan kepada anak-anak yang memiliki keinginan menghafal Al-Qur’an untuk mendapatkan fasilitas dan dukungan,” ujarnya.

Aji berharap program tersebut nantinya tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima beasiswa, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap pendidikan keagamaan dan potensi generasi muda.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, ia berharap para santri di Rejang Lebong dapat terus mengembangkan kemampuan mereka hingga menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan dekat dengan Al-Qur’an.

Program “Satu Desa, Satu Hafiz Qur’an” pun diproyeksikan menjadi salah satu program unggulan Aji Pamungkas dalam mendorong lahirnya generasi Qur’ani dari Rejang Lebong untuk masa depan.

No votes yet.
Please wait...
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *