PRABUMULIH. LEMBAYUNGNEWS. Gegap gempita pembangunan di kota Prabumulih akhir-akhir ini semakin membahana. Dari proses pemindahan pedagang pasar subuh sampai pemindahan beberapa OPD ke Rusunawa di komplek Islamic Center.
Masyarakat kota ini berdecak kagum atas kerja cepat dari Wali Kota dan jajarannya bahkan disokong pula oleh Ketua DPRD yang tak luput namanya disebut oleh Wali Kota dalam setiap wawancara dengan awak media.
Mungkin hal ini sejalan dengan apa yang pernah disampaikan oleh Wali Kota H Arlan saat menyampaikan visi dan misinya dalam debat kedua pada 12 November 2024 yang lalu, paslon yang dikenal dengan jargon LAKY ini bertekad akan membuat masyarakat kota Prabumulih ini makmur dan sejahtera.
Ada 17 program unggulan yang selalu mereka sampaikan dalam masa kampanye untuk merebut simpati dan suara masyarakat kota ini. Adapun 17 janji politik itu diantaranya: Peningkatan Gizi Anak Sekolah, Seragam Sekolah Gratis dan Perbaikan Sarana Prasarana Sekolah, Bantuan Pembukaan Lahan Gratis, Bantuan Gas Rumah Tangga Gratis.
“Karena kota Prabumulih adalah kota yang kaya akan gas dan minyak bumi sudah semestinya semua masyarakat dapat merasakan dengan adanya gas rumah tangga secara gratis,” ungkap H Arlan dalam penyampaian visi misinya kala itu.
Selain itu pasangan ini juga menjanjikan akan meningkatkan kesejahteraan pegawai baik ASN, Honorer dan PHL mereka juga akan mendapatkan pakaian gratis serta tidak adanya potongan gaji yang mengatasnamakan infaq.
Lalu H Arlan juga menyampaikan akan meningkatkan gaji RW dan RT dari 450 ribu menjadi 2 juta rupiah perbulan. Tak hanya itu dia juga menyampaikan akan meningkatkan pelayanan rumah sakit dan puskesmas yang ada, pemberian fasilitas mobil Ambulans di setiap kelurahan dan desa, pengembangan pertanian Sawit dan Karet, bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro juga masuk menjadi program unggulan pasangan ini.
Dalam kesempatan itu juga pasangan Laky ini menjanjikan akan meningkatkan fasilitas air bersih baik di desa maupun di Kelurahan se Kota Prabumulih. Ini juga terkait informasi yakni baru-baru ini banyak keluhan dari pelanggan PAM yang menyampaikan ke media ini tentang air PAM yang keruh dan suplai nya yang kadang tersendat.
Kita tahu H Arlan baru saja menjabat sekitar 4 bulan sebagai Wali Kota, tentunya belum layak kalau kita mempertanyakan janji politik tersebut saat ini. Justru kita mestinya bersama-sama mendukung agar semua yang menjadi program unggulan dari sang pemimpin dapat terwujud dalam masa lima tahun kepemimpinannya.
Namun, tak salah juga jika kita bisa mengingatkan sang pemimpin agar tetap konsisten pada janji-janji politiknya karena hal itu akan tetap diingat oleh semua masyarakat kota ini.
Secara umum, janji politik tidak dapat dituntut secara hukum, terutama jika merujuk pada janji kampanye yang diucapkan oleh calon pemimpin daerah atau anggota legislatif. Namun, Meskipun tidak ada sanksi hukum, pelanggaran janji politik dapat menimbulkan konsekuensi moral dan sosial.
Bisa jadi dengan tidak terpenuhinya janji-janji politik itu akan membuat hilangnya kepercayaan publik dan reputasi buruk bagi partai politik atau pejabat yang bersangkutan.
Tulisan ini hanya mengingatkan bahwa saat ini masyarakat sudah lebih pintar dan paham serta tidak mudah dibodohi lagi oleh para politikus, sehingga setiap ucapan dan janji kampanye akan tetap menjadi catatan yang selalu akan diingat sampai kapanpun.
Semoga H Arlan dan Bung Franky Nasril akan tetap konsisten dengan janji yang pernah terucap karena bisa jadi salah satu janji itu menjadi alasan bagi mereka untuk memilih mereka menjadi pemimpin kota PRABUMULIH lima tahun kedepan. (Raif)
Editor: Rasman Ifhandi








