Sen. Feb 26th, 2024

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Nanas ini masih kekurangan kantong darah. Padahal, kebutuhan darah di Bumi Seinggok Sepemunyian ini mencapai 400 kantong darah.

 

Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Prabumulih, dalam waktu dekat ini akan mengadakan kegiatan sosial donor darah yang berkolaborasi dengan PMI Kota Prabumulih.

 

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober mendatang rencananya bertempat di Pabrik atau Kantor Air Mineral WinRo Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB) Prabumulih Timur.

 

Ketua pelaksana kegiatan Yosep Hadinata, SH. pada kesempatan wawancara dengan awak media ini mengatakan, pelaksanaan donor darah ini merupakan wujud kepedulian bagi sesama, dari Organisasi Pemuda Pancasila Prabumulih dalam hal kebutuhan darah bagi PMI dan RSUD Prabumulih.

 

“Ini sebagai upaya kita membantu PMI dalam hal kebutuhan kantong darah yang saat ini masih banyak kekurangan, kita mengajak kepada semua komponen masyarakat Prabumulih agar kiranya tergerak hati untuk mendonorkan darahnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa bank darah di RSUD masih terbilang kurang,” ungkap pemilik Garden Coffe ini.

 

Di lain kesempatan, Hj. Suryanti Ngesti Rahayu Ridho Yahya, sebagai Ketua PMI kota Prabumulih masa bhakti 2020-2025, dalam acara memperingati HUT PMI Ke-74 pada (06/10/2021) menyampaikan kepada media ini bahwa stock darah memang masih kurang. Saat ini PMI sudah bekerja sama dengan hampir 30 perusahaan swasta maupun BUMN dan Forkopimda.

 

“Kita kerjasama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) karena tenaga tekhnisnya ada di UTDRS. Jadi kita tetap kerjasama dengan Rumah Sakit Umum dulu, kemudian kita tentukan jadwal kapan waktunya yang mau donor, kita akan turun nanti,” ungkap Hj Suryanti yang juga sebagai ketua ICMI Kota Prabumulih yang dilantik pada 13/09/21 yang lalu.

 

Ditambahkannya lagi bahwa saat ini PMI memang masih kekurangan stock darah.

 

“Ya kita cari-cari terus yang mau donasi, bahkan rencananya kita akan menyasar ke kecamatan. Karena mungkin kalau masyarakat mau datang sendiri kan jauh, jadi kita yang akan jemput bola demi mencukupi kebutuhan darah.” Pungkasnya didampingi juga oleh Hj Reni Indayani, SKM.

Mengacu pada Palang Merah Amerika, sumbangan darah dari satu orang dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa dan disebut-sebut jika donor tersebut dibutuhkan setiap dua detik.

 

Hal ini mampu menjadi momen yang tepat untuk menyebarkan kebaikan, sekaligus menyehatkan tubuh. Ada banyak manfaat kesehatan yang dapat dirasakan oleh pendonor.

 

Bukan cuma untuk kepentingan orang lain namun juga berguna untuk kesehatan diri pribadi. (Raif)

 

Editor : Rasman Ifhandi

Tinggalkan Balasan