Bencana Alam Menjelang Ramadhan, dari Banjir Lahat Sampai Erupsi Gunung Merapi

  • Bagikan
Listen to this article

Waspada bencana alam yang akhir-akhir ini melanda di beberapa Provinsi di Indonesia. Menjelang bulan Ramadhan 1444 Hijriah – 2023 Masehi.

Berikut kami rangkum bencana alam dari berbagai provinsi dari tanggal 9-11 Maret 2023. Dari mulai banjir bandang di Kabupaten Lahat Sumatra Selatan, banjir di Provinsi Lampung sampai Erupsi Gunung Merapi yang terjadi hari ini di Provinsi Jawa Tengah.

NUSANTARA. Lembayungnews. Bencana Alam Banjir melanda sejumlah wilayah administratif di Kabupaten Lahat. Adapun lokasi terdampak banjir yakni Desa Tanjung Sirih, Desa Karang Dalam yang terletak di Kecamatan Pulau Pinang, Desa Tinggi Ari di Kecamatan Gumay Ulu dan Desa Keban Agung di Kecamatan Kikim Selatan. Kamis 9/3/2023.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi hingga meluapnya sungai Lematang hingga masuk ke pemukiman warga. Hasil kaji cepat sementara, sedikitnya 120 rumah terendam banjir.

Selain itu, Banjir juga mengakibatkan satu jembatan putus yang menghubungkan Kelurahan Nantal dan Kelurahan Bandar Agung.

Lebih lanjut, akses jembatan yang menghubungkan Lahat dan Pagaralam di Desa Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang juga terdampak hingga menghambat lalu lintas tersendat dan belum kondusif.

Hasil pemantauan visual di lapangan, derasnya banjir juga mengakibatkan sebuah bangunan terseret arus hingga roboh. Hingga kini, banjir masih menggenangi beberapa wilayah di lokasi.

Banjir di Lampung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat, sebanyak tujuh kabupaten di Provinsi Lampung terendam banjir. Banjir mengakibatkan satu siswa SD di Lampung Utara tewas, satu pekerja PT GMP bersama truknya hilang dan empat rumah hanyut.

Banjir terjadi karena hujan deras yang mengguyur pada Rabu (8/3/2023) malam hingga Kamis (9/3/2023) pagi. Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto menjelaskan, tujuh kabupaten terendam banjir adalah Tulang Bawang, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Barat, Lampung Utara dan Way Kanan.

Baca juga:

Akibat Banjir Bandang di Lahat Ratusan Rumah Terendam 1 Bocah Dikabarkan Meninggal

“Laporan yang kami terima setidaknya ada tujuh daerah terdampak banjir. Sekarang kami sedang menuju ke Lampung Timur untuk melihat situasi dan kondisi di sana,” kata Rudy, Kamis (9/3/2023).

Rudy menjelaskan, banjir di Lampung Timur berada di Pasar Sukadana akibat air sungai meluap dan mengakibatkan tanggul jebol.

Banjir di Kabupaten Tulang Bawang merendam Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala.

Di Kabupaten Lampung Tengah banjir terjadi di Kampung Gunung Batin Baru, Kecamatan Terusan Unyai. Data sementara terdapat 30 rumah terendam banjir dan 4 rumah hanyut.

“Banjir di Tulangbawang Barat ada di Tiyuh Tirta Pulung, Tiyuh Candra Mukti, Tiyuh Mekar Asri, Tiyuh Candra Jaya dan Kelurahan Mulya Asri. Data sampai saat ini ada 39 rumah terendam banjir,” bebernya

Rudy mengungkapkan, banjir bandang dan tanah longsor juga terjadi di Pekan (Desa) Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat.

Makmuri mengungkapkan, banjir juga merendam bedengan milik pekerja Divisi 3 PT GMP (Gunung Madu Plantations) di Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram,

“Satu pekerja PT GMP bersama kendaraannya hilang terbawa arus banjir saat menyeberang jembatan tepatnya di aliran Way Sangaji. Nama korban Edi Susilo (30),” katanya.

Erupsi Gunung Merapi Jawa Tengah

Hujan abu dari awan panas guguran (APG) Gunung Merapi, pada Sabtu siang melanda sebagian wilayah Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Sabtu 11/3/2023.

Menurut Petugas Pemantau Gunung Merapi Pos Babadan Yulianto, awan panas guguran terjadi hari ini pada pukul 12.12 WIB.

Baca juga:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prabumulih Akan Lebih Meningkatkan Kualitas SDM Personilnya.

Ditambahkannya bahwa beberapa daerah terdampak hujan abu tersebut adalah Kecamatan Dukun, Sawangan, dan sebagian Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.

Adapun desa yang sudah melaporkan terkena hujan Abu antara lain Paten, Keningar, Mangunsuko, Dukun, dan Sengi untuk wilayah Kabupaten Magelang.

Kemudian untuk wilayah Boyolali, yakni Tlogolele, Klakah, Jrakah, Wonolelo, dan Krogowanan.

“Ketebalan abu tidak begitu tebal karena tersapu angin,” katanya di Magelang, dilansir Antara, Sabtu (11/3/2023).

Dia menjelaskan awan panas guguran ini akibat kubah lava sebagian longsor.

Secara umum, katanya hujan abu Gunung Merapi ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini hingga saat ini dengan status Siaga. (Raif)

Dilansir dari berbagai sumber.

Editor: Rasman Ifhandi

No votes yet.
Please wait...
  • Bagikan

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *